HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600 ------ HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600 ------ HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600 ------ HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600 ------ HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600

Hadiah Würth Sastra Eropa untuk Hervé Le Tellier

January 9, 2026 15:55
IMG_20260109_155236

Ahmad Muhaimin | Pewarta

HATIPENA.COM // Penghargaan Sastra Eropa Würth ke-15 diberikan kepada penulis Prancis Hervé Le Tellier. Penulis tersebut menerima penghargaan dari Yayasan Würth “atas intensitasnya dalam mengungkapkan keadaan luar biasa dari eksistensi manusia dalam karyanya yang luas dan orisinalitasnya dalam mengambil dan mengembangkan eksperimen dalam bentuk sastra modern”, kata juri dalam pengakuan tersebut.

“Le Tellier adalah seorang ahli dalam menghubungkan dan mengacu serta bermain-main dengan genre sastra.” Yayasan Würth akan menyerahkan penghargaan sebesar EUR 25.000 pada bulan April 2026 di Forum Carmen Würth di Künzelsau. 8/1/2026)

Hadiah Würth Sastra Eropa untuk Hervé Le Tellier

Hervé Le Tellier lahir di Paris pada tahun 1957. Ia belajar matematika, meraih gelar doktor di bidang linguistik, bekerja sebagai jurnalis untuk Le Monde, antara lain, dan menulis untuk teater, opera, dan film.

Ia telah menjadi anggota sejak 1992 dan presiden sejak 2019 dari kelompok OuLiPo, sebuah lingkaran penulis eksperimental yang juga termasuk Italo Calvino, Oskar Pastior, dan Georges Perec. Ia telah menerbitkan novel, cerita pendek, puisi, komik, dan banyak kolom. Ia dianugerahi Prix Goncourt untuk novelnya “L’Anomalie” pada tahun 2020.

“Le Tellier yang khas adalah Le Tellier yang sama sekali berbeda dari Le Tellier sebelumnya,” kata penerjemahnya, Jürgen Ritte, dalam sebuah wawancara dengan DLF Kultur. Novel tentang hubungan “No More Words About Love” berlatar di lingkungan intelektual Paris. “Nine Days in Lisbon” mengikuti seorang jurnalis Prancis di ibu kota Portugal.

Dalam “Saya dan Presiden”, seorang narator bernama Le Tellier menulis surat kepada presiden Prancis, “sebuah bacaan yang halus dan menghibur” (Süddeutsche Zeitung). Dalam novel otobiografi “Semua Keluarga Bahagia”, ia melihat keluarganya sendiri dengan kritis dan melankolis.

Kisah terbarunya, “Der Name an der Wand” (Nama di Dinding), berlatar di provinsi-provinsi Prancis, tidak jauh dari Dieulefit, tempat di mana Perlawanan Prancis sangat aktif. Penulis membeli sebuah rumah di sana dan menemukan nama seorang pejuang perlawanan muda terukir di dinding.

Saat mencari André Chaix, penulis menemukan bukti lebih lanjut tentang kehidupan yang berakhir brutal pada Agustus 1944. Chaix berusia dua puluh tahun ketika ia terbunuh oleh tembakan dari mobil lapis baja Jerman.

Le Tellier tidak hanya menceritakan kisah hidup yang sangat singkat ini, tetapi juga sejarah Perlawanan, kehidupan di bawah pendudukan, laporan tentang film, musik, dan kehidupan sehari-hari di tahun 1940-an, serta hubungan tersembunyi dengan masa kini kita, sejarah Prancis-Jerman, dan Eropa seperti yang kita alami saat ini. Ini bukan novel tentang seorang pahlawan, tetapi buku tentang keberanian.

Tentang Penghargaan Würth untuk Sastra Eropa

Penghargaan Würth untuk Sastra Eropa, dengan hadiah sebesar EUR 25.000, diberikan setiap dua tahun sekali. Dewan juri, yang diketuai oleh C. Sylvia Weber, Direktur Kebudayaan di Würth dan anggota Dewan Pengawas Yayasan Würth, terdiri dari: Prof. Dr. Dorothee Kimmich, Prof. Dr. Lothar Müller, Prof. Dr. Dr. hc Ulrich Raulff, Denis Scheck, Marie Schmidt, dan pemenang Penghargaan Würth untuk Sastra Eropa 2024, Colm Tóibín.

Pemenang sebelumnya: • Colm Tóibín
2024 • Annie Ernaux 2022 • David Grossman 2020 • Christoph Ransmayr 2018 • Peter Handke 2016 • Péter Nádas 2014 • Hanna Krall 2012 • Ilija Trojanow 2010 • 2008 Peter Turrini • 2006 Herta Müller • 2004 Harald Hartung • 2002 Claude Vigée • 2000 Claudio Magris • 1998 Hermann Lenz (*)