HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600 ------ HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600 ------ HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600 ------ HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600 ------ HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600

Antropolog Dr. Puspitawati dan Sastrawan LK Ara Kunjungi Masjid An Nur Delung Tue

November 12, 2025 15:49
IMG-20251112-WA0041

Bener Meriah, Hatipena – Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bener Meriah memfasilitasi kunjungan Antropolog Dr. Puspitawati bersama Sastrawan Nasional L. K. Ara ke Masjid An Nur Delung Tue, salah satu masjid tertua di Tanah Gayo yang berdiri sejak tahun 1928.

Kunjungan ini bertujuan untuk menggali nilai-nilai sejarah, budaya, dan spiritual yang terkandung dalam keberadaan Masjid An Nur, sekaligus sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan budaya Islam di wilayah Bener Meriah.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan disambut hangat oleh reje kampung, tokoh masyarakat, dan ulama setempat yang turut memberikan keterangan mengenai sejarah berdirinya masjid, peranannya dalam pendidikan agama, serta hubungannya dengan perjalanan sosial masyarakat Gayo.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bener Meriah, Sulaiman, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara dunia akademik dan kesusastraan untuk mendokumentasikan nilai-nilai sejarah lokal.

“Masjid An Nur adalah saksi sejarah perkembangan Islam di Gayo. Kami ingin memastikan bahwa nilai-nilai luhur ini tidak hilang, melainkan tetap hidup melalui penelitian dan karya sastra,” ujar Sulaiman, Rabu (12/11/2025)

Sementara itu, Dr. Puspitawati menilai masjid ini memiliki nilai antropologis yang tinggi karena merepresentasikan perpaduan antara arsitektur tradisional Gayo dan fungsi sosial-keagamaan masyarakatnya. Sedangkan L. K. Ara menegaskan bahwa kunjungan ini akan menginspirasi lahirnya syair baru tentang Masjid An Nur Delung Tue sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah dan spiritualitas masyarakat Gayo.

Masjid An Nur, dengan bangunan kayu dan menara tua yang khas, kini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan keteguhan iman masyarakat Delung Tue yang telah dijaga lintas generasi. (*)

Kontak Media:
Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bener Meriah
Jl. Takengon – Bireuen Km. …
Telepon: (0643) …
Email: humas.arsipperpus@benermeriah.go.id

Berita Terkait