oleh ReO Fiksiwan | Sastrawan
Wajahmu seperti lautan teduh
Di palung cahaya dari rotifera
memandangmu adalah sunyi yang berontak
meraihmu adalah badai mahagora
Aku melihat orang miskin tertawa renyah
karna materi bukan karat dan kilau emas
mereka melahap tanah bagai bubur protein
lezat dan mengenyangkan
Ada apa dengan daun
yang kering jatuh ke tanah
membusuk untuk kompos tanaman herbal
aku mencium wangi rempah
seperti ketiak para bayi
dari mulut mengisap puting ibu
cinta menjelma cahaya
bening biru menyilau
menyusu ke perut
dan dada
aku berbenah
Kehidupan adalah kesengsaraan yang menghibur
Kematian adalah kesabaran menemuiNya
nun jauh di entah
di kuburan yang tak pernah tahu
„kapan jasadmu ke liang?“
menunggu dugaan indah
dari dosa yang tak terhitung
ya doa
ya dosa
kita kembali
bersama resital dini hari
tanpa siapa
diriku
selalu siap sedia
tidur di ranjang
tanpa siapa
nafas dan hidung flu
aku memeluk tubuh
dan berharap
Tuhan lebih dekat
urat lehermu
tiga bayi mati dalam perut
satu tubuh melorot di rahim
angin dan bencana
menuju samudra
aku berseru
tapi suaraku
kedap oleh hasratku sendiri
fana dan tenggelam
siapa peduli
aku diam
membiarkan bencana
menyeretku: pasrah
dan siap menunggu apa saja
asal jangan godaan coelecaunt
ReO Bibliothek Kokima Hills
Manado, 24 November 2025.
#cover musik: Asal comot dari Soundtrack Somewhere in Time dirilis tahun 1980 dan dikomposisi oleh John Barry(1933-2011), komponis asal Inggris yang terkenal dengan musik film romantis dan epik.