HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600 ------ HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600 ------ HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600 ------ HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600 ------ HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600

Allahu Allah!

February 10, 2025 14:17
IMG-20250210-WA0126

Ilustrasi : Meta AI/ Rizal Pandiya
Puisi : anto narasoma

detak jantungku begitu merdu mengucap lafal-Mu. selalu menebarkan ribuan burung ababil yang berkepak lewat zikir dan adzan

: Allahu Allah, Allahu Allah, Allahu Allah !

degup itu pun beruntai
ke dalam ayat-ayat suci yang dilantunkan menjelang senja

sebentar lagi matahari akan tenggelam. seperti degup jantungku yang akan diam didekap ajal

maka dzikir itu pun
terus bertalu sebelum senja mengantarkan degupnya ke lapisan tanah terakhir

: Allahu Allah, Allahu Allah, Allahu Allah !

kalimat itu diucap dari mulut-mulut yang akrab
melantunkan kalimat Allah di dalam jantungku

maka,
langit pun jingga
memuja-muja kehadiran malam yang akrab ke dalam gelap dan sunyi

lalu,
burung-burung ababil
kembali menyebut-nyebut kebesaran nama-Nya. karena lafal Allahu Allah menjadi  api di jantungku

maka,
sayap-sayap yang berkepak berbondong mengudara dari pelantang suara di antara menara masjid

tatkala ribuan daya ucap
berebut keluar dari mulutku yang terkulai
di lantai masjid,
Engkau menjadi Raja
yang memerintah tiap nyawa sebelum ajalku tiba

Palemban, 3 September 2024

Berita Terkait