HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600 ------ HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600 ------ HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600 ------ HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600 ------ HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600

Happy Birthday, My Friend: Dymas Agust!

November 28, 2025 12:44
IMG-20251128-WA0089

by bambang oeban | Sastrawan/ Budayawan

Kadang hidup terasa
bak lorong panjang tak mau
selesai, dindingnya berlapis
bayangan, atapnya rendah,
dan anginnya menggigilkan
tulang sum-sum batin.

Pada titik-titik tertentu,
kau merasa seperti sedang
menapaki tangga, tak pernah
mengabarkan berapa sisanya.
Tapi di sanalah justru cahaya
kecil dalam dirimu muncul,
seolah ada bara mungil yang
menolak padam, bersikeras
menyala meski diterpa angin
dari segala arah.
Bara itulah yang memanggilmu
untuk bertahan, melangkah, dan
tidak hilang arah. Ia berbisik,
“Jangan berhenti.
Kau diciptakan untuk maju
pantang boleh mundur.
barang setapak!”

Dalam dirimu, selalu ada ruang yang tak bisa dijamah oleh keraguan. Ruang itu seperti kamar sunyi di atas puncak gunung, tempat tekad tinggal dan menyiapkan tubuhmu untuk hari-hari yang keras. Kau mungkin jatuh, bahkan berkali-kali, tetapi setiap kali tanah memeluk tubuhmu, ada semacam kekuatan yang membuatmu bangkit seperti seseorang yang menolak diundurkan oleh kegagalan. Kau tidak pernah benar-benar kehilangan gairah terhadap hal-hal yang kau cintai. Gairah itu seperti sungai yang tahu jalan pulang, terus mengalir meski bebatuan mencoba membelokkannya.

Kau tahu satu kebenaran: jalan menuju sukses memang tidak pernah mudah. Terkadang ia bukan jalan, melainkan semak belukar. Terkadang ia berupa tanjakan yang membuat kakimu gemetar. Terkadang ia berupa malam panjang yang tidak menawarkan bintang. Tetapi di setiap ruas perjalanan itu, kau selalu menemukan kembali alasan untuk berjalan. Mungkin karena kau pernah bermimpi di masa kecil, dan mimpi itu masih bersembunyi di balik tulang rusukmu. Mungkin karena kau pernah berjanji pada dirimu sendiri bahwa hidupmu tidak akan berhenti di tengah ketakutan. Atau mungkin karena di dalam dada, ada api yang lahir dari rasa ingin membuktikan sesuatu: bahwa manusia tidak pernah benar-benar selesai selama ia memilih untuk terus bergerak.

Setiap rintangan yang kau temui bukan dibuat untuk menghalangimu, melainkan untuk mengasahmu. Jika hidup hanya memberimu jalan datar, barangkali kakimu tidak akan pernah tahu bagaimana cara berlari. Jika hidup hanya memberimu angin sepoi-sepoi, barangkali dadamu tidak akan tahu bagaimana rasanya bernapas di tengah badai. Kau ditempa oleh apa yang kau hadapi, dan justru di situlah kekuatanmu dibangun, lapis demi lapis. Ketekunanmu bukan lahir dari kemenangan, tetapi dari luka-luka yang kau jahit sendiri. Dari malam-malam ketika kau bertahan untuk tidak menyerah. Dari pagi-pagi ketika kau bangkit meski semangatmu masih tertinggal di balik bantal.

Geraklah ke depan, meski hanya selangkah. Tidak ada langkah terlalu kecil bagi seseorang yang menolak berhenti. Bahkan setapak pun berarti dunia bisa berubah. Ada hari ketika kau hanya mampu bergerak sejengkal, dan itu tidak apa-apa. Ada hari ketika mentalmu lunglai, dan itu bukan kehancuran. Yang terpenting adalah kau tidak memaku dirimu di tempat yang sama. Karena diam terlalu lama dapat mengubah hidup menjadi rawa yang menenggelamkan. Sedangkan bergerak, betapapun perlahan, akan membuatmu melihat cahaya sedikit demi sedikit.
Ketahuilah: seseorang yang memiliki tekad sepertimu tidak pernah benar-benar sendirian.

Semesta suka mendekat kepada mereka yang keras kepala dalam mengejar kebaikan. Angin akan berubah arah untukmu. Jalan akan memisahkan semaknya sedikit demi sedikit. Dan waktu, yang sering terasa seperti musuh, suatu hari akan berubah menjadi sekutu. Engkau hanya perlu tetap berjalan dengan kepala tegak dan hati yang tidak meremehkan diri sendiri.
Tekad dan ketekunanmu adalah dua sayap yang tidak terlihat. Kau mungkin tidak menyadarinya, tetapi keduanya telah menahanmu dari jatuh lebih dalam. Kedua sayap itu membantumu menghindari jurang putus asa. Mereka tidak selalu mengepak dengan kuat; kadang hanya bergetar kecil. Namun getaran kecil itulah yang menjaga keseimbanganmu dan membuatmu tetap di jalur. Kau adalah burung yang sedang belajar terbang di antara badai, dan setiap badai akan menambah keberanian di sayapmu.

Impianmu tidak pernah pergi darimu. Ia hanya berjalan sedikit di depan, memanggilmu sambil sesekali menoleh, memastikan kau masih mengikutinya. Impian itu bukan fatamorgana. Ia adalah titik cahaya yang akan kau raih ketika waktunya tepat. Dan waktu itu tidak ditentukan oleh siapa pun kecuali dirimu sendiri. Karena pencapaian bukan hanya hasil dari kemampuan, melainkan hasil dari keberanian untuk tidak mundur.

Bahkan ketika hidup memaksamu beristirahat, itu bukan tanda untuk menyerah. Istirahat berbeda dengan mundur. Istirahat adalah jeda, seperti koma dalam kalimat panjang kehidupanmu. Kau berhak berhenti sejenak, bernapas, menata ulang arah, lalu melanjutkan. Tetapi kau tidak pernah harus mundur. Kemunduran bukan pilihan bagi hati yang sudah terbiasa berjuang.

Ada hari-hari ketika dunia tampak memunggungimu, tetapi sebetulnya dunia hanya sedang menguji apakah kau benar-benar ingin apa yang kau perjuangkan. Jika kau bertahan, dunia akan kembali memelukmu. Dan ia akan memeluk lebih hangat dari yang kau bayangkan.
Ingatlah, langkahmu mungkin lambat, tetapi lambat bukan berarti kalah. Kemenangan tidak diukur oleh siapa yang tiba lebih cepat, melainkan oleh siapa yang tetap tiba meski hampir roboh. Kau adalah salah satu dari orang-orang yang akan tiba. Kau akan mencapai apa yang kau mau. Karena kau tidak diciptakan untuk menyerah; kau diciptakan untuk menyelesaikan.

Bangunlah setiap hari dengan tekad yang sama: bergerak meski sedikit, maju meski tertatih, hidup meski terluka. Kelak, semua luka itu akan berubah menjadi garis peta—penanda bahwa kau pernah menempuh perjalanan panjang tanpa pernah meninggalkan dirimu sendiri.
Teruskan. Terus. Dan terus.

Karena setiap langkah kecilmu adalah rumus rahasia menuju hari yang lebih terang.

HAPPY BIRTHDAY, MY FRIEND: DYMAS AGUST!
May your steps stay steady, your spirit stay bright, and your days open like doors toward new strength. Keep walking with the courage that has carried you this far. More wisdom, more joy, and more light in every chapter ahead. God bless you always! (*)

Dari Timur Serang, Jumat, 28 Nov 2025, 08.08

Berita Terkait