HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600 ------ HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600 ------ HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600 ------ HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600 ------ HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600

Jerit Air Mata Guru Wiyata Bakti

November 19, 2025 15:10
IMG-20251119-WA0052

Oleh Wiwik Hartati

mengalir air mata guru wiyata bakti
betapa panjang menganaksungai penderitaan
bukan menggelegak menyuburkan ladang
tetapi sublim menghilang bersama harapan

jerit mengudara melengking kering
setajam sembilu mengiris kalbu
namun kandas membusuk tergilas takdir
di tong sampah penentu kebijagan

guru wiyata bakti pekerja tak berbayar
mengajar dengan digerogoti perih perut lapar
belum lagi tertindih bogam legam administrasi
tubuh berpeluh jauh dari sentuhan manusiawi

ini persoalan hidup atau mati
guru wiyata bakti bukan budak berperi
lenguh keluh mereka lenyap tersapu waktu
namun di dadanya tumbuh dedikasi guru

derita guru wiyata bakti tak kunjung akhir
letih lelah menyusuri tepi suratan takdir
lidah kelu lirih patah hanya bisa berserah
napas dadanya perlahan memupus nyaris putus asa (*)

***

Semua Menggenggam Dunia
Oleh Wiwik Hartati

melompati ruang waktu jauh tinggi
teknologi abad berlari
menerobos cakrawala menusuk segala lini
sekarang jemari kanak belia hingga kaum manula
semua menggenggam dunia

saudaraku yang bijak berperi
Allah meridai kecanggihan teknologi
tercipta untuk kemaslahatan, itu pasti
namun iblis bengis telah bersumpah
“akan kujerat manusia hingga akhir zaman”

saudaraku, kau pun tahu
tak mau setan ketinggalan zaman
secanggih teknologi era digital ini, selembut udara
dia mengendus bilik sisi kehidupan manusia
bersarang di ponsel membakar nafsu gila

setan-setan gentayangan menghimpun teman
ada yang liar mengumbar syahwat
ada yang menyebar kebencian, fitnah, dan hoaks
membalik pandang mata manusia
yang buruk ditampakan lebih cantik, indah menarik

saudarku yang arif memegang aksara alif, tepis godaan iblis
stop hoaks, larung semua ujaran kebencian
junjung tinggi hak asasi, kedepankan toleransi
bijak bermedsos arif berbagi informasi
berliterasi dengan nurani, bukan dengki caci maki (*)

Temanggung, November 2025

Berita Terkait