HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600 ------ HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600 ------ HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600 ------ HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600 ------ HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600

Pintu-pintu Kakus di Mulutmu

December 1, 2025 11:48
IMG-20251201-WA0070

anto narasoma |Sastrawan, Penyair

baru kau buka
rahasia busuk yang menguap dari pintu-pintu kakus di mulutmu
yang dipadati bangkai-bangkai tikus comberan

potongan kayu
dan pepohonan yang tumbang ke dalam pikiran, tergelimpang rata ke sela-sela rekening orang-orang bermata segaris

: jangan lupa,
rekomendasi ini masih
ada di antara dompet
oknum kehutanan
menggusur badai
semalam

suara oknum pejabat pun menggelayut
di antara luluhlantaknya hutan-hutan pedalaman

maka,
air mata ibuku pun mengamuk, menggusur rumah-rumah, mobil, dan tiang jembatan menjadi satang layangan yang bergelimpangan dalam kesedihan rakyat

ah, baru Kau buka rahasia busuk setelah kawasan hutan menjadi lapangan ketakutan bagi rakyatmu yang bodoh

sebab,
diam-diam –dalam keheningan panjang, pokok-pokok pepohonan menjadi serpihan kayu yang dipajang
— sesaat sebelum air bah datang ke sela-sela nyawa kehidupan

o, inilah negeri kebohongan
yang tercatat ke dalam musibah

sebab permainan mesra dalam limpahan kepentingan itu menelanjangi tubuh-tubuh telanjang yang korup (*)

Palembang, 1 Desember 2025

Berita Terkait