(Bagimu Suyitno Ethex)
anto narasoma | Sastrawan/ Penyair
dari ribuan pintu,
kau buka dan kau lemparkan nilai kehidupanmu lewat kata-kata pilihan
sudah waktunya
ketika Ia datang menjemputmu ; sebelum tiba ketidakyakinan orang-orang di sekitar lembaran sajakmu
suyitno ethex,
kehidupan dan kematian yang kau teguk ke dalam pikiran, membuahkan segudang sajak atas kehadiran aroma ajal
maka,
kehidupan adalah ruang luas untuk memahami mati sebelum mati. sebab waktu dan makna kehidupan sebagai ranjang kematian adalah warisan bagi orang-orang sebelum kematiannya tiba ke dalam waktu
dari lembaran antologi buku puisi yang mencatat kehadiran ajalmu,
waktu-waktu berlalu meninggalkan jejak karyamu yang kau baca di panggung kehidupan
pergilah sahabat,
jejak langkahmu telah meninggalkan makna
sebelum nomor kematian seseorang datang menjemput keharuman amalmu
sebab,
kelahiran, kehidupan, dan kematian adalah bentuk hakikat yang melahirkan karya sebagai sajak kematian (*)
Palembang, 26 November 2025