Puisi Anies Septivirawan
Sejak datang pagi
Aku lahir dari rahim sepi
Hanyut terbawa air sungai sunyi
Sejak datang pagi
Aku lahir dari dua hati
Yang berpadu bersama satu rasa
Benama kasih dan cinta
Sejak datang pagi
Aku sudah mengenal makna kecewa
Mengambang jernih seperti air telaga
Memantul dan menjelma gerbong doa
Sejak datang pagi
Aku sudah membaca
Sebuah buku cerita
Tentang di balik tobong drama
Yang nyaris robek
Dikoyak angin badai
Dari dalam pusar
Dan di bawah pusar
Sejak datang pagi
Aku sudah menjelma air mata
Air mata yang menulis puisi
Puisi tentang semesta kelembutan, kejujuran dan kedamaian abadi (*)
Situbondo, 2 Oktober 25