Puisi Edi S. Febri
Kisah tentangmu masih tersimpan di ingatan
Jatuh bangun menapak jalan yang terkadang tanpa tujuan
Entah sengaja atau memang tak punya pilihan
Kau sering lupa arah pulang
Tawamu
Menggelitik rimbun dedaunan
Nyalakan kembali api yang hampir padam
Tetap melangkah meski air mata bercucuran
Karena hidup tak selamanya tentang kegagalan
kau seibarat karang
kokoh dihempas badai
patahkan gelombang
Ingatkah saat aku datang dan meminang?
Kau diam
Menatap dalam
Seolah tak percaya apa yang aku katakan
Lalu menggeleng pelan
Berkilah masih menikmati kesendirian
bukan salahmu
semesta belum membuka pintu
Tentangmu
Hening satukan semua warna
Menggores kanvas cerita
Kegagalan yang meronta (*)
Gringsing, 24 November 2025
Bionarasi Penulis: Puisi Edi S. Febri sering bercerita tentang hujan karena menurutnya hujan adalah puisi alam yang paling romantis dan selalu memberi inspirasi.
Edi S Febri tinggal di Batang Jawa Tengah dan bekerja sebagai jurnalis.