HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600 ------ HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600 ------ HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600 ------ HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600 ------ HATIPENA.COM adalah portal sastra dan media untuk pengembangan literasi. Silakan kirim karya Anda ke Redaksi melalui pesan whatsapp ke 0812 1712 6600

Trend Baju dan Celana Sobek-sobek

January 9, 2026 14:42
IMG-20260109-WA0066

Oleh : Cah Angon | Penulis

​Di panggung dunia yang fana ini,
Kita berebut rupa, beradu gaya,
Mengikuti arus yang katanya “masa kini”,
Dengan pakaian sengaja koyak di mana-mana.

​Dahulu, lubang di lutut adalah tanda peluh,
Cermin perjuangan dalam sempitnya saku,
Kini, sobekan itu dibeli dengan harga angkuh,
Menjadi identitas di tengah ramai yang semu.

​Wahai jiwa yang bersemayam dalam raga,
Pernahkah sejenak kita bertanya pada nurani?
Di hadapan-Nya, kita hanya seonggok hamba,
Yang diperintah menutup aurat diri dengan penuh budi.

​Kita sibuk memamerkan kulit yang tersingkap,
Dibalut trend yang katanya seni dan kebebasan,
Padahal di balik benang yang terburai lelap,
Ada kehormatan yang perlahan mulai terabaikan.

​Bukan selembar kain yang membuat kita mulia,
Namun ketaatan yang membalut seluruh jiwa,
Apa artinya tampil modern di mata manusia,
Jika di mata Pencipta, kita kehilangan wibawa?

​Dunia ini hanyalah panggung sandiwara,
Trend akan datang dan pergi tertelan zaman,
Namun pakaian takwa, itulah sebaik-baiknya,
Penutup celah dosa, pelindung di hari pembalasan.

​Mari pulang pada hakikat yang hakiki,
Sempurnakan rupa dengan kerendahan hati,
Sebab kelak, bukan merk baju yang akan ditanya,
Tapi tentang rasa malu, dan sejauh mana kita menjaga-Nya. (*)